Pendahuluan
Bahasa Pemrograman atau Programming Language atau Bahasa Mesin adalah sebuah bahasa yang dimengerti oleh komputer. Untuk bisa berkomunikasi (ber interaksi) antara manusia dengan komputer membutuhkan sebuah bahasa perantara/penerjemah yang disebut bahasa C++ (C Plus Plus). Bahasa C++ adalah adalah bahasa tingkat tinggi (hight level language).
Yang mengandung sintak (ungkapan-ungkapan) yang mirip dengan bahasa manusia seperti, while, for,view,dan lain sebagainya. Namun, anggapan bahasa tingkat tinggi ini kurang cocok bagi kita orang Indonesia yang berbahasa Indonesia, tetap saja bahasa ini masih asing bagi yang tidak mengerti arti, while, for,view,dan semisalnya yang berbahasa Inggris. C++ adalah versi turunan dari bahasa C.
Sejarah Bahasa Pemrograman C
Bahasa C dikembangken di Bell lab pada tahun 1972 ditulis pertama kali oleh Brian W. Kernighan dan Denies M. Ricthie bahasa C merupakan bahasa turunan atau pengembangan dari bahasa B yang ditulis oleh Ken Thompson pada tahun 1970, yang juga merupakan bahasa yang diturunkan oleh bahasa sebelumnya, yaitu BCL.
Bahasa C pada awalnya dirancang sebagai bahasa pemrograman yang dioperasikan pada sistem operasi UNIX. Bahasa C merupakan bahasa pemrograman yang tergolong di antara bahasa tinggat rendah dan tingkat tinggi yang biasa disebut dengan Bahasa Tingkat Menengah. Bahasa C mempunyai banyak kemampuan yang sering digunakan diantaranya kemampuan untuk membuat perangkat lunak, misalnya dBASE, Word Star dan lain-lain.
Sejarah Bahasa Pemrograman C++
Bahasa C++ lahir pada tahun 1980, yang dibuat oleh Bjarne
Stroustrup di AT&T Bell Laboratories awal tahun 1980-an
berdasarkan C ANSI (American National Standard Institute). Pertama
kali, prototype C++ muncul sebagai C yang dipercanggih dengan
fasilitas kelas, bahasa tersebut disebut “C dengan kelas” (C with Class).
Pada tahun 1983-1984, bahsa C dengan kelas disempurnakan
dengan menambahkan fasilitas overloading operator, yang mulanya disebut “a
better C” kemudian berganti nama pada tahun 1983 menjadi C++. Simbol ++ merupakan
operator penaikan pada C, digunakan untuk menunjukkan bahwa bahasa baru ini
merupakan versi yang lebih canggih dari bahasa C.
Borland International merilis kompiler Borland C++ dan Turbo C++. Kedua kompiler ini sama-sama dapat digunakan untuk mengkompilasi kode C++. Bedanya, Borland C++ selain dapat digunakan dibawah lingkungan DOS, juga dapat digunakan untuk pemrograman Windows. Selain Borland International beberapa perusahaan lain juga merilis kompiler C++, seperti Topspeed C++ dan Zortech C++.
Awal mula Bjarne Stroustrup membuat bahasa C++ adalah ketika Bjarne Stroustrup melakukan pekerjaan untuk gelar Ph.D. tesis pada salah satu bahasa pemrograman dan Stroustrup memiliki kesempatan untuk bekerja dengan bahasa tersebut yang disebut Simula,
Simula merupakan bahasa untuk simulasi. The Simula 67 bahasa yang merupakan varian bekerja dengan Stroustrup. bahasa tersebut dianggap sebagai bahasa pertama untuk mendukung paradigma pemrograman berorientasi obyek. Stroustrup menyadari bahwa paradigma ini sangat berguna untuk pengembangan perangkat lunak, dengan kelebihan bahasa Simula tersebut tetapi bahasa Simula memiliki kekurangan yaitu, bahasa Simula terlalu lambat untuk penggunaan praktis.
Tak Lama kemudian, ia memulai untuk mengerjakan bahasa
pemrograman berdasarkan ide yang telah ia dapatkan. Stroustrup mengerjakan C++
dengan nama awalnya yaitu C With Class. yang dimaksudkan untuk
menjadi superset dari bahasa C, dengan menambahkan pemrograman
berorientasi obyek ke dalam bahasa C.
Alasan Kenapa Stroustrup lebih memilih untuk mengembangkan C
adalah, karena bahasa pemrograman C merupakan bahasa pemrograman yang sangat
popular karena kecepatan, kinerja yang bagus, memungkinkan untuk melakukan
pengkodean bahasa tingkat rendah dan lain sebagainya.
Kompiler Pertama C with class disebut Cfront, yang berasal dari kompiler C disebut CPRE. CFront adalah program yang dirancang untuk menerjemahkan C dengan Kelas ke C. hal menarik yang patut untuk diketahui adalah bahwa Cfront sebagian besar ditulis dalam C with Class, membuatnya menjadi kompiler self hosting (Kompiler yang dapat mengkompilasi diri sendiri).
Cfront kemudian ditinggalkan pada tahun 1993 setelah dianggap sulit untuk mengintegrasikan fitur baru ke dalamnya. Meskipun demikian, Cfront membuat dampak besar pada implementasi kompiler masa depan dan pada sistem operasi Unix.
Pada tahun 1985, Stroustrup membuat buku referensi berjudul The C ++ Programming Language diterbitkan. Pada tahun yang sama, C ++ dilaksanakan sebagai produk komersial. Bahasa ini belum secara resmi distandarkan. Bahasa ini diperbarui lagi pada tahun 1989 dan menambahkan fasilitas Protected member, Static member, serta Inheritance.
Pada tahun 1990, buku The Annotated C ++ Reference dirilis. Pada tahun yang sama Borland dan Turbo C ++ kompiler dirilis sebagai produk komersial. Turbo C ++ menambahkan banyak library tambahan yang akan memiliki dampak yang besar terhadap pengembangan C ++. Meskipun rilis stabil terakhir Turbo C ++ pada tahun 2006, tapi kompiler tersebut sampai saat ini masih banyak digunakan.
Pada tahun 1998, panitia standar C ++ menerbitkan Standar Internasional pertama untuk C ++ ISO / IEC 14882: 1998. Pada tahun 2003, panitia mendapati beberapa masalah yang dilaporkan dengan C++ Standar mereka pada tahun 1998, karena itu bahasa diperbaharui yang merupakan revisi masalah sebelumnya dan dijuluki C ++ 03.
Pada tahun 2005, panitia Standarisasi C ++ merilis laporan
teknis yang dijuluki TR1, merinci berbagai fitur mereka berencana untuk
menambah C ++ standar terbaru. Standar baru itu secara informal dijuluki C ++
0x seperti yang diharapkan akan dirilis sebelum akhir dekade pertama. Namun,
ironisnya, standar baru tidak dirilis sampai pertengahan 2011.
Pada pertengahan 2011, C ++ 11 selesai dan merupakan C++ standar baru. The Library Project Meningkat, membuat dampak yang besar terhadap standar baru, dan beberapa modul baru berasal langsung dari Boost perpustakaan. Beberapa fitur baru termasuk dukungan ekspresi regular merupakan sebuah perpustakaan pengacakan komprehensif, perpustakaan threading standar , fungsi baru untuk pengulangan, Foreach Loop, kata kunci Auto, Class New Container, dukungan yang lebih baik untuk daftar inisialisasi Array, dan Variadic Template.
Ditinjau dari objeknya, bahasa pemrograman dibagi dua, yaitu;
[1] berbasis desktop seperti bahasa C++, Visual Basic, dan
Phyton.
[2] berbasis web seperti PHP, CSS, dan Java Script.
Tidak seperti Visual Basic, tampilan C++ dalam bentuk console (command prompt).
Software dan aplikasi di komputer banyak dibuat dengan bahasa C++ ini. Bahkan Sistem Operasi Linux dibuat dengan bahasa ini. Tentu kita sudah tahu software atau aplikasi yang berekstensi (berakhiran kode) exe, bukan? Itulah hasil keluaran dari bahasa C++ yang akan kita pelajari.
Kegunaan C++
Dengan menguasai bahasa pemrograman ini, Anda bisa membuat aplikasi (sederhana) berekstensi *.exe misalnya kalkulator.exe. Juga aplikasi transaksi jual beli dan lain-lain.
Biasanya di beberapa supermarket, transaksi jual beli diproses dan disimpan dalam sebuah aplikasi biru-putih. Itulah contoh program sederhana yang dibuat dengan C++.
Persiapan Belajar C++
Untuk bisa belajar pemrograman, Anda membutuhkan beberapa perangkat:
Yang harus kalian miliki ialah Komputer dan IDE ( compiler ).
Untuk IDE atau compiler c++ saya mempunyai saran yaiutu kalian bisa menggunakan code blocks atau dev c++, untuk di perkuliahan biasanya dosen menggunakan Dev C++ ada juga yang menggunakan code blocks.
Silahkan anda download IDE yang sudah include dengan
compiler C++, lalu install.
Setelah Anda menginstalnya maka Anda telah siap untuk belajar C++.
Mulai Belajar
Silahkan buka Code Blocks atau Dev C++ maka akan mucul:
Note: Program Dibawah saya menggunakan DEV C++.
Tutorial Dasar C++: Belajar CPP dari NolKlik File è New è
Source File (Ctrl+N) maka akan munculworkplace(tempat kerja). Di sinilah kita
akan menuliskan sintaks (kode-kode) bahasa C++. Coba Anda tulis:
#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
cout<<"Belajar C++ Dasar";
}
Kemudian compile(F9) lalu run(F10) atau langsung compile+run(F11)
maka akan muncul hasil program yang telah kita buat:
Tutorial Dasar C++: Belajar CPP dari Nol
Penjelasan:
#include <iostream>
adalah perpustakaan (library). Fungsinya agar komputer bisa mengenali kode-kode yang dimasukkan nanti dengan bantuan library ini. Library di C++ ada banyak dan library ini adalah library wajib (default) yang harus dicantumkan di awal program. atau “aliran input-output” adalah jenis library default yang bisa memanggil/memahami fungsi masukan (cin) dan keluaran (cout), seperti kasus di atas.
using namespace std;
adalah sintak wajib yang perlu ditulis di program untuk mengenalkan kode ke komputer. Ingat, ia selalu diakhiri dengansemicolonatau titik-koma “;”.
int main (){…}
adalah sintak default untuk menaruh kode-kode. Skrip/kode dibuat di dalam tanda kurung kurawal ini.
cout <<> cout <<>console output)
digunakan untuk menampilkan keluaran baik variabel atau kata/kalimat. Untuk menginputkan data maka menggunakan cin >> (baca:console input). Ingat, keduanya selalu diakhiri dengan semicolon atau titik-koma “;”
Setelah sintak telah jadi maka dicompile. Apa fungsinya compile? Agar komputer bisa membaca kode. Dengan decompile skrip akan diubah ke file berekstensi*.exe, mudahnya, eksekusi compile (F9) adalah membuat file exe yang diletakkan di folder di mana file *.cpp tersimpan. Kemudian file exe ini dijalankan dengan klik 2x atau langsung dengan menu Run (F10). Jika ingin praktis bisa pakai tombol F11 (compile+run). Maka akan muncul hasilnya sebagai mana di atas (bentukcommand prompt).
Pada dasarnya, C++ memiliki 4 komponen dasar, yaitu:
1. Komentar, yang ditandai dengan // atau /*…*/. Komentar
diabaikan program. Biasanya komentar dibuat untuk memudahkan programer bila
suatu saat nanti perlu meninjau ulang program yang telah dibuatnya tadi.
2. Pengarah compiler yang selalu diawali tanda #. Mudahnya,
library dan header, seperti #include untuk operasi matematika.
3. Deklarasi.
4. Definisi.
Tipe Data C++
Seperti pada bahasa lainnya, C++ juga memiliki penulisan
baku tipe data. Tipe data yang umum secara garis besar ada dua kategori:
[1] angka dan [2] karakter (bukan angka).
Kategori angka yang umum adalahint(integer, 2 byte) jugafloat(4 byte) dandoble(8 byte) yang keduanya untuk angka desimal (mengandung koma). Kategori karakter yang umum adalahchar(character, 1 byte) danstring.
Ekpresi Kondisional
Agar lebih memahami setiap materi maka penulis memberi
contoh dahulu baru menjelaskan.
If dan If Else
> //Belajar IF
#include
using namespace std;
int main(){
int a;
a=5;
if (a
cout <<>
}
Dalam program di atas nampak bahwa fungsiifberkaitan dengan
kondisi tertentu. Dalam hal ini, jika kondisi variabelalebih kecil dari 10 maka
akan tercetak “Sukses fungsi if!”. Jika kondisi tidak terpenuhi maka program
akan kosong. Jika ‘kondisi tidak terpenuhi’ ingin diisi pernyataan lain maka
ditambahelse. Contoh:
> #include
using namespace std;
int main(){
int a;
cout <<>> a;
if (a
cout <<>
else
cout <<>
}
Jika kita memasukkan angka kurang dari 10 (misalkan 5) maka
akan menghasilkan output:
Tutorial Dasar C++: Belajar CPP dari NolSwitch
> #include
using namespace std;
int main()
{
int kode;
cout <<>
cout <<>
cin >> kode;
switch (kode)
{
case 1:
cout <<>
break;
case 2:
cout <<>
break;
case 3:
cout <<>
break;
case 4:
cout <<>
break;
default:
cout <<>
break;
}
}
Jika program ini dicompile dan dirun (F11) lalu kita meng inputkan angka 3 maka akan menghasilkan:
Tutorial Dasar C++: Belajar CPP dari Nol Analisa lah maka Anda akan mendapatkan pola
sintak untuk switch.
Ekpresi Perulangan C++
For
For (untuk) adalah sintak yang sering digunakan. Maka
perhatikan lah. Contoh sintak for:
> #include
using namespace std;
int main()
{
int a, i;
cout <<>
cin >> a;
for (i=0; i
{
cout <<>
//break;
}
}
Jika kita tekan F11 lalu input angka 5 maka akan muncul:
Tutorial Dasar C++: Belajar CPP dari Nol Sekarang coba Anda
aktifkan “break;” dan lihat perbedaannya.
Di dalam for boleh diberi for lagi atau yang biasa
disebutnested for(for bersarang).
While
> #include
using namespace std;
int main(){
int i;
i=0;
while (i
{
cout <<>
i++;
}
}
Hasilnya:
Tutorial Dasar C++: Belajar CPP dari Nol
Do While
> #include
using namespace std;
int main(){
int i=0;
do
{
cout <<>
i++;
}
while (i
}
Hasilnya:
Tutorial Dasar C++: Belajar CPP dari Nol Apa bedanya while dengan do while? Jika menggunakan while maka kondisi awal tidak dieksekusi hingga terpenuhi kondisi, tetapi do while akan langsung mengeksekusi nilai awal baru memulai syarat kondisi.
Apa itu array? Array diibaratkan sebuah almari yang berisi
banyak laci. Tiap laci ini bisa diisi karakter. Mengaktifkan array sama dengan
membuat almari tersebut. Contoh:
> #include
using namespace std;
int main()
{
int nama[5], i;
cout <<>
cin >> nama[0];
cin >> nama[1];
cin >> nama[2];
cin >> nama[3];
cin >> nama[4];
cout <<>
for (i=0;i
{
cout <<>
}
}
Tekan F11 lalu masukkan satu angka sebanyak 5x (misalkan
1,2,3,4, dan 5) maka akan muncul:
Tutorial Dasar C++: Belajar CPP dari NolUntuk menyimpan dan
menampilkan kalimat juga bisa menggunakanstring. Contoh:
> #include
using namespace std;
int main(){
int i;
string syaima;
syaima = “Ini percobaan string”;
cout <<>
for (i=0; i
{
cout <<>
}
}
Tekan F11 maka akan muncul:
Tutorial Dasar C++: Belajar CPP dari Nol
Penutup
Demikian uraian singkat dan ringkas dengan tetap menjaga kemudahan dalam mempelajari,Alhamdulillahtelah selesai dengan pertolongan Allah. Silahkan ilmu ini dibagikan kepada yang membutuhkan. Semoga bermanfaat
Komentar
Posting Komentar